Dua Jenis Sholawat Yang Banyak Belum Dipahami Kita

Mungkin kita pernah melihat atau mendengar bahwa ada aliran-aliran yang membacakan sholawat dengan bacaan berbeda-beda dengan apa yang kita biasa dengar.

Ada kalanya setiap aliran atau golongan tertentu dalam agama Islam memiliki sholawat sendiri-sendiri selain dari nabi Muhammad SAW.
Seperti Sholawat Wahidiyah dan lainya.

dua-jenis-sholawat
Yang menjadi pertanyaan
  • Apakah boleh membuat seenaknya sendiri ?
  • Hukum membacanya bagaimana ?
  • Apakah hal tersebut termasuk syirik atau bid'ah ?
Dari pertanyaan-pertanyaan diatas akan terjawab oleh ulasan berikut.



1. Sholawat Ma'tsuroh adalah Sholawat yang langsung dikarang oleh Nabi Muhammad saw. Ciri-cirnya adalah sholawat itu simple dan biasanya tidak disertai kata penghormatan kepa...da Nabi, seperti kata Sayidina atau Maulana, karena sifat Nabi yang selalu rendah Hati dan tidak ingin dipuji. salah satu sholawat ma'tsuroh adalah yang dipakai dalam sholat 5 waktu yaitu Allahumma sholli 'ala muhammad wa'ala ali muhammad

2. Sholawat Ghoiru ma'tsuroh dikarang oleh para sahabat nabi, Ulama dan Sholawat jenis yang ini macamnya sudah ribuan seperti Sholawat Nariyah, Berjanji, Dibaiyah, Badar dsb.

Sholawat Wahidiyah lahir di Pondok Pesantren Kedunglo Kota Kediri Jawa Timur pada tahun 1963 oleh KH. Abdoel Madjid Ma'roef Qs. Ra. Mu'allif Sholawat Wahidiyah. Sholawat Wahidiyah diamalkan dan di perjuangkan karena disebabkan adanya kerusakan mental manusia, masyarakat dewasa ini telah di ambang pintu kehancuran, dilanda arus nafsu sehingga mereka tenggelam dalam lautan munkarot dari kebodohanya tentang kesadaran kepada Allah SWT wa Rosulihi SAW. Sholawat Wahidiyah dan Ajaranya (Lillah, Billah, Lirrosul, Birrosul) telah dibuktikan keampuhannya mampu membawa masyarakat kembali kepada Allah SWT wa Rosulihi SAW. Untuk menjernihkan hati dan Ma‘rifat Billah. Sholawat Wahidiyah dan kandugannya berdasarkan Al - Qur‘an dan Al – Hadits:

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat atas Nabi, hai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu semua untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan salam yang sebaik-baiknya".(QS. AI Ahzaab : 56)

Sabda Rosululloh SAW, sbb : ‘‘ Ketika kamu sekalian membaca Sholawat kepada KU maka bagusilah bacaan Sholawat mu itu . sesungguhnya kamu sekalian tidak mengerti sekirannya hal tersebut diperlihatkan kepadaKU ‘‘

Bersabda Rosululloh : “Barang siapa membaca shalawat kepadaku satu kali, maka Alloh membalas shalawat kepadanya sepuluh kali; dan barang siapa membaca shalawat kepadaku seratus kali, maka Alloh menulis pada antara kedua matannya : “bebas dari munafiq dan bebas dari neraka”, dan Alloh menempatkannya besok pada Yaumul Qiyamah bersama-sama dengan para suhadak”. (Riwayat Thabrani dari Anas bin Malik)

Shalawat ini bukan berasal dari Rasul SAW, namun siapapun boleh membuat Shalawat atas Nabi SAW, Sayyidina Abubakar shiddiq R.A membuat Shalawat atas Nabi SAW, Sayyidina Ali bin Abi Thalib KW membuat Shalawat, juga para Imam dan Muhadditsin, Shalawat Imam Nawawi, Shalawat Imam Shazili, dan masih banyak lagi.

Kasihan juga kalau Abubakar shiddiq dibilang syirik, juga Ali bin Abi Thalib KW, juga para Muhadditsin lainnya, karena mereka membuat shalawat.

Tawassul adalah diajarkan oleh Nabi SAW tawassul pada beliau SAW dan pada orang Shalih.

Abubakar shiddiq R.A. bicara pada jenazah Rasul SAW setelah Rasul SAW wafat (shahih Bukhari). Tentunya yang tidak faham hal ini musyrik. Juga Umar bin Khattab R.A. wasiat minta dikuburkan dekat kubur Nabi SAW seraya berkata : “Tidak ada yang lebih kudambakan selain pembaringan disebelah Nabi itu”, (shahih Bukhari).

Tentunya yang tidak faham hal ini musyrik para sahabat pun semuanya akan divonis musyrik, karena berebutan potongan rambut Rasul saw, (shahih Bukhari)

Asma Binti Abubakar Shiddiq R.A pun akan difitnah musyrik karena bila ada yang sakit ia membasuh jubah nabi saw lalu airnya diminumkan pada yang sakit (shahih Muslim)

Sebagaimana ucapan Abu Hurairah R.A : “Wahai Rasulullah, bila kami dihadapanmu maka jiwa kami khusyu” (shahih Ibn Hibban hadits no.7387),

“Wahai Rasulullah, bila kami melihat wajahmu maka jiwa kami khusyu” (Musnad Ahmad hadits no.8030)

semua orang yang mengerti bahasa arab memahami ini, Cuma kalau mereka tak faham bahasa maka langsung memvonis musyrik, tentunya dari dangkalnya pemahaman atas tauhid.

Hanya kaum Wahabi dan mereka yang belum tahu, yang mengingkarinya dari dangkalnya pemahaman mereka pada tauhid, haqiqot dan ilmu hadits. Dan mengenai tabarruk pun merupakan sunnah Rasul saw, dan Rasul saw mengajari Tabarruk bahkan Istighatsah...


sebelum kita simpulkan kita pahami dulu apakah definisi sholawat itu ?

DEFINISI SHOLAWAT 

Shalawat dari Allah berarti rahmat. Bila shalawat itu dari Malaikat atau manusia maka yang dimaksud adalah doa.

Sementara salam adalah keselamatan dari marabahaya dan kekurangan. 

Tidak ada keraguan bahwa membaca shalawat dan salam adalah bagian dari pernghormatan (tahiyyah), maka ketika kita diperintah oleh Allah untuk membaca shalawat -yang artinya mendoakan Nabi Muhammad- maka wajib atas Nabi Muhammad melakukan hal yang sama yaitu mendoakan kepada orang yang membaca shalawat kepadanya. Karena hal ini merupakan ketetapan dari ayat:

فَحَيُّواْ بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا

Maka lakukanlah penghormatan dengan penghormatan yang lebih baik atau kembalikanlah penghormatan itu. (QS. An Nisa’: 86)

Doa dari Nabi inilah yang dinamakan dengan syafaat. Semua ulama telah sepakat bahwa doa nabi itu tidak akan ditolak oleh Allah. Maka tentunya Allah akan menerima Syafaat beliau kepada setiap orang yang membaca shalawat kepadanya.

KH Abd. Nashir Fattah
Rais Syuriah PCNU Jombang

Dari beberapa pernyataan dan penjelasan dapat disimpulkan
bahwa tidak usahlah saling menyalakan, mengkafir-kafirkan, dan mengata-ngatai bahwa selain sholawat dari nabi itu sesat.

Intinya seluruhnya memiliki niat yang baik...
Alloh yang bisa menilai dari usaha-usaha kita (bukan kita selain dari golongan itu yang menentukan).

lihat lah ceramah Gus Dur dalam cuplikan video yang diunggah di youtube ini LINK.

Sebagai ulama dan tokoh yang patut sebagai contoh, dimana beliau sangat menjunjung persatuan, kemaslhatan, dan toleran agar semua masyarakat Indonesia beratu walaupun berbeda-beda. 

Ingat islam itu terbentuk untuk Rohmatan Lil Alamin.

Semoga bernafaat...
Jika ada tambahan silahkan komen dengan baik-baik.




0 Response to "Dua Jenis Sholawat Yang Banyak Belum Dipahami Kita"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel